Aneh-aneh kutengok. Tas anak sekolah sekarang ini kok semakin besar dan berat. Padahal, katanya zaman ini zaman serba gadget.

Anakku yang pertama, kelas 9 SMP. Kalau kutimbang, berat tasnya sekitar 5 kiloan.  Pas kubuka, memang bawaannya banyak. Bukunya tebal-tebal. Kadang kalau ada ekstrakulikuler, bawa baju dan bontot.

Lain sama masa-masa sekolahku dulu. Paling banyak bawa buku cuma tiga. Itu pun tipis. Dilipat dan diletak di kantong belakang.

Memang, cuma segelintir kawanku yang kekgitu. Kalau anak-anak yang biasanya duduk di depan, banyak juga isi tasnya. Hehehe..

Pelajar yang seperti aku ini, biasanya memanfaatkan laci di bawah meja sebagai loker. Bukan cuma buku pelajaran. Ada baju olahraga dan kaus kaki juga. Tak terbayangkan kolaborasi aromanya. Keringat bercampur dengan bau kaki.

Terkadang untuk menghilangkan bau, ‘loker’ beserta barang berharga di dalamnya kami siram minyak wangi. Hasilnya, semakin horor.

Dan ternyata, kalau sering bawa tas berat, bisa berakibat fatal. (Alhamdulillah, kami dulu nggak kekgitu)

Tulang belakang bisa gawat. Kekgini lah contohnya :

1. Skoliosis

Kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara abnormal. Skoliosis merupakan salah satu kelainan tulang belakang yang paling sering terjadi. Hal ini salah satunya bisa disebabkan karena penggunaan tas selempang dengan beban berlebih pada anak, sehingga dapat menyebabkan kelengkungan tulang belakang tulang belakang ke samping.

2. Kifosis

Kelainan tulang belakang yang melengkung ke depan atau yang sering dikenal dengan istilah bungkuk. Kifosis yang paling banyak terjadi adalah yang disebabkan kelengkungan berlebih pada tulang belakang. Hal ini dapat terjadi pada anak karena terlalu banyak membungkuk dan menggendong tas dengan beban terlalu berat.

3. Lordosis

Tulang belakang bagian bawah melengkung ke belakang secara berlebihan sehingga seolah-olah tulang tertarik ke depan. Lordosis dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kelainan tulang belakang saat bayi, atau gangguan pada pertumbuhan tubuh yang disebabkan oleh faktor mekanik seperti penggunaan tas sekolah yang salah.

Ngeri kan? Itu efeknya sampe besar. Padahal, dah bisa kita belajar pake gadget. Kayak Upin Ipin itu. Atau tirulah kebiasaan kami sekolah dulu. Bikin loker pribadi. 🙂

Topics #Featured #kifosis #lordosis #skoliosis #tas anak sekolah #tulang belakang