Kedatangan polisi beserta pegawai pajak dan Samsat Jakarta Barat mengagetkan Rusdi. Yang lebih mengagetkan, pensiunan PNS tersebut ditagih pajak Lamborghini, Mobil super mewah yang tidak pernah dimilikinya.

Pensiunan PNS Pelabuhan Tanjung Priok ini makin kaget, saat pegawai pajak yang memperlihatkan tunggakan mobil Lamborghini.  Sebab tagihan pajaknya hingga ratusan juta rupiah.

Setelah meminta bukti kepemilikan yang dituduhkan padanya, ternyata anak ketiganya, Dedeh Rustiyah, tercatat memiliki Lamborghini mewah.

“Gimana mau punya mobil mewah, ngopi saja di pinggir kali,” kata Rusdi seperti dikutip Banyakcakap.com dari Kumparan.com, Kamis (23/8).

Tidak berbeda dengan Rusdi. Dedeh juga mustahil memiliki mobil mewah yang harganya mencapai miliaran rupiah tersebut.

Baca Juga : Karena Terlalu Cantik, Polisi Bingung Mau Tahan Waria Ini

Dedeh yang bekerja sebagai manajer di perusahaan distribusi handphone, ternyata masih numpang hidup. Di rumah Rusdi yang memiliki panjang 5 meter dan lebar 2,5 meter. Tidak ada halaman. Pintu depan rumah, langsung dibatasi pagar. Lantai rumahnya terbuat dari keramik. Sedangkan dinding beton bercat kuning.

“Manalah mungkin, rumah kami saja ditempati Dedeh bersama suaminya,” imbuh Rusdi.

Akses ke rumah Rusdi di Jalan Pedongkelan, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat hanya bisa dilalui sepeda motor. Sebab berada di gang sempit. Tampilan rumah Rusdi sangat sederhana, bertolak belakang dengan tuduhan padanya atas kepemilikan Lamborghini.

Setelah diusut, ternyata KTP Dedeh digunakan bos perusahaannya untuk kepemilikan Lamborghini.

Saat itu juga, Rusdi meminta Dedeh agar segera memberi tahu bosnya untuk bayar pajak Lamborghini.

Buat anda yang punya bos bergaya selangit, jangan sekali-kali meminjamkan KTP. Karena bisa jadi suatu saat, anda juga akan ditagih pajak lamborgini.

Source : Kumparan

 

Topics #bos handphone #Ditagih Pajak Lamborghini #Featured #lamborghini #mobil mewah #pajak mobil #penisunan pns #petugas pajak