Asal usul nama Hamparan Perak yang paling masyhur adalah kisah tentang penyerbuan Kerajaan Aceh ke Kerajaan Aru.

Kuatnya pertahanan membuat Kerajaan Aceh menggunakan strategi menembakkan uang perak untuk memecah konsentrasi prajurit Aru.

Nah, banyaknya perak yang ditembakkan membuat kawasan peperangan saat disebut dengan Hamparan Perak.

Namun dari literasi yang lain, ditemukan berbagai teori tentang Asal Usul Nama Hamparan Perak.

Asal usul nama Hamparan Perak Menurut Dada Meuraxa

Menurut Meuraxa, nama kampung Hamparan Perak berasal dari sisik ikan yang dijemur.

Dulunya, orang-orang yang ada di sana, gemar memancing dan memukat ikan. Hasil pancingan yang mereka dapat, langsung mereka jemur pada siang harinya.

Ketika malam, sisik ikan itu bersinar layaknya sebuah perak. Itulah yang menyebabkan kampung itu disebut Hamparan Perak. (Meuraxa, 1973).

Asal usul nama Hamparan Perak Menurut Tutur Cerita

Adapun beberapa informasi dari orang-orang tua atau sesepuh yang ada di Hampran Perak, nama Hamparan Perak berawal dari ditemukannya perak oleh Datuk Seri Ahmad.

Ia merupakan datuk yang membuka kampung Hamparan Perak. Sekaligus mendirikan kedatukan Urung Sapuluh Dua Kuta di Hamparan Perak.

Datuk Seri Ahmad menemukan perak di daerah yang baru saja ia temukan, hal itu menjadi dasar utama untuk menyebut wilayah perkampungan yang baru saja ia temukan.

Sebelumnya sudah ada beberapa tempat yang diduga menjadi tempat Istana Kedatukan Urung Sapuluh
Dua Kuta, salah satunya ialah Pangkalan Buluh.

Dikarenakan daerah itu sering mengalami banjir maka Seri Ahmad memindahkan kedatukan ke Hamparan Perak.

Berdasarkan catatan Sulaiman, dulunya Guru Patimpus ingin menetap dan membuka kampung di daerah pesisir sungai Belawan.

Namun setiap hari ia melihat pantulan cahaya putih keperak-perakan di daerah Timur. Cahayanya yang begitu indah membuat Patimpus menelusuri sumber cahaya itu.

Sesampainya di tempat sumber cahaya itu, ia melihat dan menemukan lapisan perak yang terhampar. Hal itu menyebabkan Guru Patimpus ingin membuka perkampungan di tempat ia menemukan perak.

Sepanjang ia membabat rumput dan berusaha membuka perkampungan, ia banyak menemukan perak yang
berhamparan. Peristiwa itulah yang mengakibatkan kampung ataupun desa yang baru ditemukan itu diberi nama Hamparan Perak.

Sumber lain mengatakan nama Hamparan Perak, merupakan istilah lain yang menggambarkan begitu kaya rayanya daerah Sapuluh Dua Kuta pada saat itu.

Saking kayanya, Datuk Sapuluh Dua Kuta apabila hendak turun ke halaman istana tidak mau menjejakkan kakinya ke tanah, tetapi berjalan dilapisi permadani yang indah dari Istambul yang terhampar seperti Perak.

Baca Artikel Sejarah lainnya di sini

Topics #asal usul nama #hamparan perak #sejarah medan #urung sapuluh dua kuta