Longsor di Sibolangit merenggut empat nyawa. Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar mengatakan, keempat korban yang meninggal dunia tersebut, dua sudah berhasil dievakuasi, sedangkan dua orang lainnya masih tertahan di dalam mobil yang tertimpa material longsor.

”Satu orang masih hidup juga sudah dievakuasi,” ujar Sonny seperti dilansir dari Antara Sabtu (23/10) malam.

Sonny menjelaskan, longsor di Sibolangit terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan menimpa satu unit mobil dengan berpenumpang lima orang. Proses evakuasi dan pembersihan material sedang berlangsung dengan menggunakan satu unit alat berat.

”Alat berat lainnya sedang dalam perjalanan ke lokasi,” kata Sonny.

Dia mengatakan, kondisi terkini di lokasi masih mengkhawatirkan karena kondisi tebing masih labil ditambah hujan deras disertai angin kencang.

Sementara itu, Polisi menutup sementara akses jalan Medan–Berastagi akibat tertutup longsor di Sibolangit tersebut.

”Kami sementara ini tidak membuka akses jalan Medan–Berastagi karena sangat berbahaya,” ucap Sonny Siregar.

Sonny menjelaskan, Jalan Medan–Berastagi akan kembali dibuka apabila kondisi di lokasi longsor sudah aman untuk dilewati kendaraan.

”Saat ini kondisi tebing masih sangat labil. Bagian atas batu masih menggantung. Sedangkan jalan di bawahnya masih terdapat tumpukan material yang sangat banyak,” terang Sonny.

Sejumlah personel polisi telah disiagakan di tempat kejadian untuk mengantisipasi masyarakat yang memaksa melintasi jalur tersebut.

”Kami imbau masyarakat yang dari Medan untuk kembali dan begitu juga sebaliknya,” tutur Sonny. (jp)

Topics #ditutup #jalur medan berastagi #Longsor di sibolangit